Sumber: © Stoumbourse (18 Maret 2008)
Seorang investor Amerika berjalan sepanjang tepi air di suatu desa pantai kecil di Meksiko. Sebuah perahu kembali ke pelabuhan dengan muatan beberapa ekor tuna. Si Amerika mengucapkan selamat kepada nelayan Meksiko atas kualitas ikan-ikannya dan bertanya berapa lama dia menangkap mereka.
“Tidak terlalu lama,” jawab si Meksiko.
“Tapi kalau begitu, kenapa kau tidak bertahan di laut lebih lama lagi untuk menangkap lebih banyak?” tanya si bankir.
Si Meksiko menjawab bahwa beberapa ekor ikan ini akan cukup untuk menunjang kebutuhan keluarganya.
Si Amerika lantas bertanya, “Tapi apa yang kau kerjakan selebihnya?”
“Aku bangun agak siang, aku mancing sebentar, aku main dengan anak-anak, aku tidur siang dengan isteri. Di malam hari aku pergi ke desa untuk mengunjungi teman-teman. Kami minum anggur dan main gitar. Hidupku sibuk.”
Si Amerika memotong, “Aku punya gelar MBA dari Universitas Harvard dan aku bisa menolongmu. Kau harus mulai dengan menangkap ikan lebih lama. Dengan keuntungan yang diperoleh, kau bisa beli perahu lebih besar. Dengan uang yang kau dapat dari perahu ini, kau bisa beli perahu kedua dan seterusnya sampai kau punya armada kapal pukat. Alih-alih menjual ikanmu kepada perantara, kau bisa negosiasi langsung dengan pabrik, dan bahkan membuka pabrik sendiri. Terus kau bisa tinggalkan desa kecilmu menuju Mexico City, Los Angeles, dan mungkin New York. Dari sana kau akan mengatur semua urusanmu.”
Si Meksiko lalu bertanya, “Butuh berapa lama?”
“15 sampai 20 tahun,” jawab si bankir.
“Dan sesudah itu?”
“Sesudah itu, di situlah menariknya,” timpal si Amerika, tertawa. “Ketika waktunya tiba, kau bisa perkenalkan perusahaanmu di bursa saham dan kau akan meraup jutaan.”
“Jutaan? Tapi sesudah itu?”
“Sesudah itu, kau bisa pensiun, hidup di desa pantai kecil, bangun agak siang, main dengan anak-anakmu, mancing sebentar, tidur siang dengan isterimu, dan menghabiskan malam dengan minum dan main gitar bersama teman-teman...”